Masuk Bursa Pilrek UNM, Andi Aslinda Klaim Kantongi Dukungan 26 Suara Senat

PENDIDIKAN 29 Sep 2026 21:20 • 3 min read • 10 views • By admin

Share berita ini

Masuk Bursa Pilrek UNM, Andi Aslinda Klaim Kantongi Dukungan 26 Suara Senat
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Prof. Dr. Andi Aslinda, M.Si., mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UNM di Sekretariat Panitia Pilrek, Lantai 14 Menara Pinisi UNM, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (28/9/2026).

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM — Bursa Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 mulai memasuki fase persaingan terbuka. Sejumlah nama yang sebelumnya disebut-sebut dalam bursa kini mulai resmi menyerahkan berkas pencalonan.

 

Salah satunya Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Prof. Dr. Andi Aslinda, M.Si., yang resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UNM di Sekretariat Panitia Pilrek, Lantai 14 Menara Pinisi UNM, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (28/9/2026).

 

Yang menarik, Aslinda mengaku telah mengantongi dukungan 26 anggota Senat UNM dari sembilan fakultas. Saat mengantarkan pendaftaran, sebanyak 21 anggota Senat disebut hadir langsung mendampinginya.

 

Diantar 21 Anggota Senat

 

Kehadiran puluhan anggota Senat saat pendaftaran menjadi bagian penting dari langkah Aslinda memasuki kontestasi Pilrek UNM.

 

Usai menyerahkan berkas pencalonan, Aslinda menyampaikan bahwa dukungan yang dimilikinya mencapai 26 suara anggota Senat.

 

“Tadi saya sudah sampaikan, 26 dan hadir pada hari ini 21 orang senat,” ungkap Aslinda.

 

Klaim dukungan tersebut menjadi salah satu dinamika dalam proses penjaringan bakal calon Rektor UNM yang masih berlangsung hingga 9 Oktober 2026. Panitia sebelumnya menetapkan pendaftaran bakal calon berlangsung sejak 21 September hingga 9 Oktober 2026.

 

Bawa Komitmen untuk UNM

 

Aslinda mengatakan keputusannya maju bukan semata untuk ikut meramaikan bursa Pilrek, tetapi dilandasi keinginan memberikan tenaga, pikiran, dan ikhtiar bagi kemajuan UNM.

 

Menurutnya, pencalonan tersebut juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap institusi tempatnya mengabdi.

 

“Pada hari ini saya ikut meramaikan, mencalonkan diri sebagai Rektor, calon Rektor Universitas Negeri Makassar. Ini dilandasi dengan niat yang suci dan tanggung jawab yang besar kepada Universitas Negeri Makassar,” kata Aslinda.

 

Jika mendapat amanah memimpin UNM, Aslinda menyatakan komitmennya membawa kampus tersebut menjadi universitas yang unggul, berdampak, dan memiliki daya saing global.

 

“Insya Allah, jika Allah SWT memberikan izin dan amanah kepada saya, insyaallah saya akan memajukan Universitas Negeri Makassar sebagai universitas yang unggul, berdampak, dan berglobal internasional,” ujarnya.

 

Pilrek UNM Makin Dinamis

 

Masuknya Aslinda membuat peta bakal calon dalam Pilrek UNM periode 2027–2031 semakin dinamis.

 

Sebelumnya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Dr. Arifin Manggau, menjadi pendaftar pertama. Selanjutnya, mantan Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNM, Prof. Dr. Eko Hadi Sujiono, juga resmi menyerahkan berkas pencalonan.

 

Sementara itu, Prof. Dr. Sukardi Weda juga telah menyatakan akan mengikuti kontestasi Pilrek UNM. Perkembangan jumlah bakal calon masih terbuka karena masa pendaftaran belum berakhir.

 

Panitia Pilrek UNM sendiri menetapkan rangkaian pemilihan melalui beberapa tahapan, mulai penjaringan, penyaringan, pemilihan, hingga penetapan dan pelantikan. Setelah penjaringan, para bakal calon akan menyampaikan visi, misi, dan program kerja pada 2–3 November 2026. Selanjutnya, tiga calon rektor hasil penyaringan akan disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

 

Bukan Sekadar Perebutan Kursi Rektor

 

Kontestasi Pilrek UNM periode 2027–2031 tidak hanya akan menentukan sosok yang memimpin universitas untuk empat tahun mendatang, tetapi juga membawa arah pengembangan UNM menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

 

Karena itu, setiap bakal calon akan diuji melalui tahapan resmi yang telah ditetapkan panitia, termasuk penyampaian visi, misi, dan program kerja.

 

Bagi Aslinda, pencalonannya menjadi bagian dari ikhtiar untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi UNM.

 

“Saya ingin memberikan tenaga, pikiran, dan ikhtiar saya untuk Universitas Negeri Makassar,” tegasnya.

 

Dengan masa pendaftaran yang masih berjalan, bursa Pilrek UNM diperkirakan masih akan menghadirkan dinamika baru sebelum seluruh bakal calon ditetapkan dan memasuki tahapan penyaringan. (*)

Zatera News

Recent Articles

Popular Articles