TNI-Polri, Pemkab dan Ratusan Warga Turun Bersih-Bersih, Gerakan Peduli Sampah Gowa Jadi Bukti Kolaborasi Nyata

GOWA 25 Sep 2026 16:36 • 3 min read • 17 views • By Aril

Share berita ini

TNI-Polri, Pemkab dan Ratusan Warga Turun Bersih-Bersih, Gerakan Peduli Sampah Gowa Jadi Bukti Kolaborasi Nyata
Komitmen bersama untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Gowa ditunjukkan melalui Apel Gerakan Peduli Sampah yang melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, organisasi masyarakat dan warga, di Lapangan Sultan Hasanuddin, Jalan Tumanurung Raya, Kelurahan Pandang-Pandang, Kecamatan Somba Opu, Jumat (25/9/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM – Komitmen bersama untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Gowa ditunjukkan melalui Apel Gerakan Peduli Sampah yang melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, organisasi masyarakat dan warga, di Lapangan Sultan Hasanuddin, Jalan Tumanurung Raya, Kelurahan Pandang-Pandang, Kecamatan Somba Opu, Jumat (25/9/2026).

 

Gerakan yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita itu menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam merespons persoalan sampah yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

 

Apel dipimpin langsung Kapolresta Gowa Kombes Pol Dr. H. Muh. Yusuf Usman, SH, SIK, MT, CIPA dan dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai instansi pemerintah maupun unsur TNI.

 

Turut hadir Kapten Inf Sudarno (Danramil 1409-01/Somba Opu), Kapten Cke Tumiran (Danramil 1409-02/Parangloe), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa Ashari Azis, Ketua FKPM Kabupaten Gowa H. Abdul Kadir Dg Nyampa, Kasatpol PP Kabupaten Gowa Agus Salim, serta Camat Somba Opu Nureny Angraeni.

 

Ratusan Personel dan Warga Diterjunkan

 

Gerakan peduli sampah ini melibatkan kekuatan gabungan dari berbagai unsur.

 

Tercatat sebanyak 25 personel Kodim 1409/Gowa, 250 personel Polresta Gowa bersama Bhayangkari, 30 personel Satpol PP, 30 personel Dinas Lingkungan Hidup, 30 anggota FKPM Kecamatan Somba Opu, serta sekitar 250 warga masyarakat turut ambil bagian dalam aksi tersebut.

 

Kehadiran ratusan peserta menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab satu instansi, melainkan menjadi kepedulian bersama seluruh elemen masyarakat.

 

Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

 

Dalam arahannya, Kapolresta Gowa menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan petugas kebersihan maupun pemerintah daerah.

 

Menurutnya, kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan hingga masyarakat.

 

“Kebersihan Kabupaten Gowa tidak akan terwujud jika hanya mengandalkan petugas kebersihan. Semua pihak, TNI, Polri dan masyarakat harus bergandengan tangan, turun langsung membersihkan titik-titik tumpukan sampah dan membuangnya ke Tempat Pembuangan Akhir di Kecamatan Bajeng,” tegasnya.

 

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa budaya menjaga kebersihan harus dibangun secara kolektif dan berkelanjutan.

 

Kesadaran Individu Jadi Kunci

 

Selain aksi bersih-bersih, peserta juga mengajak masyarakat membangun kesadaran dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan komunitas sekitar.

 

Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan serta aktif mengajak orang lain menjaga kebersihan lingkungan.

 

Langkah sederhana tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan.

 

Bergerak ke Titik-Titik Penumpukan Sampah

 

Usai apel yang berlangsung hingga pukul 07.20 Wita, seluruh peserta langsung bergerak menuju sektor dan titik yang telah ditentukan untuk melakukan pembersihan lingkungan.

 

Berbagai lokasi yang sebelumnya menjadi titik penumpukan sampah menjadi sasaran utama kegiatan tersebut.

 

Selama lebih dari tiga jam, peserta melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 10.40 Wita dalam keadaan aman, tertib dan lancar.

 

Bangun Gerakan Berkelanjutan

 

Gerakan Peduli Sampah ini tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan kerja bakti massal, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

 

Seluruh pihak yang terlibat menilai persoalan sampah tidak cukup diselesaikan melalui aksi sesaat, melainkan membutuhkan pengelolaan yang teratur, kedisiplinan masyarakat, serta koordinasi berkelanjutan antara pemerintah, TNI-Polri dan warga.

 

Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut, harapan untuk mengembalikan wajah Kabupaten Gowa yang bersih, sehat dan nyaman semakin terbuka lebar.

 

Gerakan ini sekaligus menjadi pesan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Zatera News

Recent Articles

Popular Articles