TPA Cadika Kembali Dibuka, Krisis Sampah Gowa Mulai Terurai
GOWA, ZATERANews.COM – Setelah menjadi sorotan publik akibat terganggunya aktivitas pembuangan sampah dalam beberapa hari terakhir, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cadika di Kecamatan Bajeng akhirnya kembali dibuka, Jumat (25/9/2026).
Pembukaan kembali TPA Cadika menjadi titik terang bagi upaya normalisasi pelayanan persampahan di Kabupaten Gowa yang sempat mengalami kendala dan menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah wilayah.
Momentum tersebut turut dihadiri Kapolresta Gowa Kombes Pol Dr. Muh. Yusuf Usman, SH, SIK, MT, CIPA, H. Abd Kadir Nyampa, anggota DPRD Gowa, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Diawali Apel Peduli Sampah
Pembukaan kembali TPA Cadika dirangkaikan dengan Apel Peduli Sampah yang menjadi simbol dimulainya kembali aktivitas pengangkutan dan pembuangan sampah secara normal.
Sejumlah armada pengangkut sampah diberangkatkan menuju lokasi TPA sebagai langkah percepatan penanganan tumpukan sampah yang masih tersisa di beberapa titik.
Selain itu, personel Polresta Gowa juga terlibat langsung dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemulihan kebersihan kota.
Kapolresta: Hasil Komunikasi dan Musyawarah
Kapolresta Gowa Kombes Pol Muh. Yusuf Usman menyampaikan bahwa dibukanya kembali TPA Cadika merupakan hasil komunikasi dan pendekatan kekeluargaan yang dilakukan seluruh pihak.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut menjadi contoh bahwa berbagai masalah dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.
“Alhamdulillah, hari ini TPA Cadika kembali terbuka sehingga masyarakat dapat menyalurkan pembuangan sampahnya. Kami berharap dalam satu atau dua hari ke depan kondisi pembuangan sampah di Gowa kembali normal,” ujar Yusuf Usman.
Ia berharap dengan beroperasinya kembali TPA Cadika, proses pengangkutan sampah yang sempat terganggu dapat segera dipulihkan secara bertahap.
Warga Diajak Waspadai Dampak Sampah
Kapolresta juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berdampak pada estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan hingga bencana lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.
“Ketika kita tidak memperhatikan sampah, tentu dapat menimbulkan berbagai dampak, termasuk potensi bencana. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya,” tegasnya.
Peringatan tersebut dinilai penting, terutama menjelang musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir akibat saluran air tersumbat sampah.
Apresiasi untuk H. Abd Kadir Nyampa
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Gowa juga menyampaikan apresiasi kepada H. Abd Kadir Nyampa atas kontribusinya sehingga TPA Cadika dapat kembali difungsikan.
Menurutnya, langkah yang ditempuh menunjukkan komitmen bersama untuk mengedepankan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan lainnya.
Persoalan Lahan Disebut Menuju Penyelesaian
Sementara itu, H. Abd Kadir Nyampa menjelaskan bahwa pembukaan kembali TPA Cadika dilakukan setelah adanya pembahasan dan kesepahaman bersama antara pihaknya dan Pemerintah Kabupaten Gowa terkait persoalan lahan yang masih menjadi perhatian.
“Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan bahwa persoalan tersebut akan dianggarkan melalui anggaran perubahan atau anggaran pokok,” ungkap Kadir Nyampa.
Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi jalan keluar yang baik bagi semua pihak sehingga pelayanan publik dapat kembali berjalan normal tanpa mengabaikan hak-hak yang masih perlu diselesaikan.
Fokus Kembalikan Kondisi Gowa Normal
Kadir Nyampa menegaskan bahwa kerja sama yang terbangun bersama Kapolresta Gowa dan pemerintah daerah bertujuan menjaga stabilitas daerah serta mendukung kepentingan masyarakat.
Dengan dibukanya kembali TPA Cadika, diharapkan persoalan penumpukan sampah yang sempat menjadi keluhan warga dapat segera teratasi dan kondisi kebersihan Kabupaten Gowa kembali normal.
Pembukaan kembali TPA Cadika juga menjadi bukti bahwa dialog, komunikasi, dan semangat mencari solusi bersama tetap menjadi jalan terbaik dalam menyelesaikan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. (*)
Related Articles