Dari RRI Makassar, Ketua SMSI Sulsel Ingatkan Bahaya Informasi Tak Terverifikasi di Era Digital

MAKASSAR 24 Sep 2026 21:59 • 3 min read • 22 views • By admin

Share berita ini

Dari RRI Makassar, Ketua SMSI Sulsel Ingatkan Bahaya Informasi Tak Terverifikasi di Era Digital
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi, saat menjadi narasumber dalam dialog di RRI Makassar bersama host Alpianus Ba’ka.

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM – Arus informasi yang bergerak cepat di era digital menjadi tantangan sekaligus ujian bagi media siber. Di tengah derasnya informasi yang beredar melalui berbagai platform digital, media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjaga akurasi dan kredibilitas pemberitaan.

 

Hal itu disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi, saat menjadi narasumber dalam dialog di RRI Makassar bersama host Alpianus Ba’ka.

 

Dalam dialog tersebut, Anwar menyoroti peran strategis media siber sebagai penyedia informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola konsumsi berita masyarakat, namun prinsip-prinsip jurnalistik tetap harus menjadi fondasi utama dalam setiap pemberitaan.

 

Kecepatan Tidak Boleh Mengalahkan Verifikasi

 

Anwar Sanusi menegaskan bahwa tantangan media saat ini bukan sekadar menjadi yang pertama menyampaikan informasi, melainkan memastikan setiap informasi yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi yang memadai.

 

Menurutnya, kecepatan tanpa verifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman bahkan dapat memicu penyebaran informasi yang keliru di tengah masyarakat.

 

“Media harus tetap mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik. Informasi yang diterima masyarakat harus dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan kebingungan maupun kesalahpahaman,” ujarnya.

 

Ia menilai, di tengah persaingan arus informasi yang semakin cepat, kualitas dan kredibilitas justru menjadi nilai penting yang membedakan media profesional dengan sumber informasi lainnya.

 

SMSI Dorong Profesionalisme Media Siber

 

Dalam kesempatan itu, Anwar juga memaparkan peran SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang terus mendorong peningkatan profesionalisme industri pers digital di Sulawesi Selatan.

 

Menurutnya, SMSI hadir sebagai wadah bagi perusahaan media untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun ekosistem pers yang sehat dan bertanggung jawab.

 

“Media siber memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi publik. Karena itu, profesionalisme perusahaan media harus terus diperkuat,” katanya.

 

Media Sosial dan Tantangan Literasi Digital

 

Dialog yang dipandu Alpianus Ba’ka itu juga membahas tantangan media di tengah pesatnya perkembangan media sosial.

 

Anwar menilai, media sosial telah mempercepat distribusi informasi kepada masyarakat. Namun di sisi lain, kondisi tersebut menuntut masyarakat memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar mampu membedakan informasi yang kredibel dengan informasi yang belum terverifikasi.

 

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang beredar tanpa memastikan sumber dan kebenarannya terlebih dahulu.

 

Kolaborasi Perkuat Informasi Publik

 

Anwar Sanusi menekankan pentingnya kolaborasi antara media, pemerintah, organisasi pers, dan masyarakat dalam membangun ruang informasi yang sehat.

 

Menurutnya, sinergi seluruh pihak diperlukan untuk memperkuat penyebaran informasi publik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital.

 

Ia menegaskan, keberadaan media profesional tetap menjadi salah satu pilar penting dalam menyediakan informasi yang telah melalui proses jurnalistik dan dapat dijadikan rujukan oleh masyarakat.

 

Dialog bersama RRI Makassar tersebut menjadi ruang diskusi yang menyoroti dinamika media siber serta tantangan pers di era digital. Melalui forum itu, diharapkan kesadaran publik terhadap pentingnya informasi yang akurat semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem pers yang profesional, sehat, dan bertanggung jawab.

 

 

 

Zatera News

Recent Articles

Popular Articles