10 Ribu Warga Mare Sambut Tahun Baru Islam, Wabup Bone: Hijrah Dimulai dari Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Terkini 25 Jun 2026 21:10 3 min read 16 views By Yusnadi

Share berita ini

10 Ribu Warga Mare Sambut Tahun Baru Islam, Wabup Bone: Hijrah Dimulai dari Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Di tengah ribuan peserta yang memenuhi jalanan, terselip satu pesan yang terus digaungkan: hijrah bukan hanya tentang pergantian tahun, tetapi tentang perubahan diri menjadi lebih baik.

ZATERANEWS.COM, BONE — Lautan manusia memadati Lapangan Merdeka Anging Mammiri, Kecamatan Mare, Kamis (25/6/2026). Anak-anak, pelajar, santri, remaja masjid, majelis taklim hingga orang tua berjalan bersama dalam Pawai Ta’aruf menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

 

Di tengah ribuan peserta yang memenuhi jalanan, terselip satu pesan yang terus digaungkan: hijrah bukan hanya tentang pergantian tahun, tetapi tentang perubahan diri menjadi lebih baik.

 

Sekitar 10 ribu warga ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa tradisi menyambut Tahun Baru Islam masih hidup dan menjadi ruang yang mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana persaudaraan.

 

Camat Mare, Andi Yuliana, menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan kecintaan warga terhadap syiar Islam yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

 

"Tahun Baru Islam bukan hanya perayaan, tetapi momentum memperkuat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

 

Pawai yang mengusung tema "Merajut Ukhuwah, Merawat Kedamaian, Menatap Masa Depan Bangsa Dengan Semangat Hijrah" itu menghadirkan beragam kreativitas peserta. Mulai dari rombongan pelajar, santri, kelompok majelis taklim hingga masyarakat umum yang tampil dengan berbagai atribut bernuansa Islami.

 

Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, yang membuka kegiatan tersebut mengajak masyarakat memaknai hijrah sebagai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

 

Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui peningkatan ibadah, akhlak, kedisiplinan maupun kepedulian terhadap sesama.

 

“Pawai ta’aruf ini bukan sekadar jalan bersama. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah syiar Islam, ajang mempererat silaturahmi, dan cara kita menanamkan nilai agama kepada anak-anak dan generasi muda,” katanya.

 

Di hadapan para peserta, Wabup Bone juga berpesan kepada generasi muda agar memanfaatkan masa muda untuk hal-hal yang positif, rajin belajar, menghormati orang tua dan guru serta menjaga ibadah.

 

Baginya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari jalan, jembatan atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas manusia yang berakhlak, berilmu dan memiliki kepedulian sosial.

 

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai desa dan kelurahan berjalan berdampingan tanpa sekat, menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai ajang mempererat hubungan sosial yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Mare.

 

Di tengah langkah ribuan peserta yang bergerak bersama, tersimpan harapan yang sama: Mare yang semakin rukun, generasi muda yang semakin baik, dan Bone yang terus maju dengan nilai-nilai kebersamaan serta semangat hijrah yang terus hidup di tengah masyarakat.

 

"Semoga Kecamatan Mare semakin maju, masyarakatnya semakin rukun, anak-anaknya semakin cerdas, dan Kabupaten Bone semakin sejahtera," harap Andi Akmal Pasluddin.

Zatera News