IPLT Passippo Mulai Beroperasi, Bone Bidik PAD Baru dari Pengolahan Limbah

Terkini 26 Jun 2026 20:07 2 min read 11 views By Yusnadi

Share berita ini

IPLT Passippo Mulai Beroperasi, Bone Bidik PAD Baru dari Pengolahan Limbah
Bupati Bone menegaskan bahwa keberadaan IPLT harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti sebagai proyek pembangunan semata.

ZATERANEWS.COM, BONE — Pemerintah Kabupaten Bone mulai mengoptimalkan pengelolaan limbah domestik melalui pengoperasian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Passippo. Fasilitas yang dibangun dengan anggaran Rp8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat itu diproyeksikan tidak hanya menekan pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru.

 

Peresmian IPLT yang berada di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Passippo, Kelurahan Palakka, dilakukan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, Jumat (26/6/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone menegaskan bahwa keberadaan IPLT harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak berhenti sebagai proyek pembangunan semata.

 

Menurutnya, pengolahan lumpur tinja yang terkelola dengan baik akan mengurangi risiko pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan produk turunan berupa pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan hortikultura.

 

“Pembangunan IPLT ini dapat menekan pencemaran lingkungan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menghasilkan pupuk organik yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian dan hortikultura,” ujar Andi Asman Sulaiman.

 

Bupati yang akrab disapa BupAAS itu juga menegaskan pentingnya kesiapan sarana pendukung agar fasilitas tersebut dapat beroperasi maksimal. Ia meminta perangkat daerah terkait segera menyiapkan kendaraan pengangkut lumpur tinja atau mobil septic tank sebagai penunjang layanan.

 

“Saya tidak mau tempat ini mangkrak. Mobil operasionalnya harus segera dianggarkan dan dipersiapkan dengan baik agar layanan kepada masyarakat bisa berjalan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Bone, H. Askar, menjelaskan IPLT dibangun di kawasan TPA Passippo yang memiliki luas sekitar 4,9 hektare. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sistem sanitasi yang lebih modern dan berkelanjutan.

 

Ke depan, Pemkab Bone juga menargetkan kawasan TPA Passippo berkembang menjadi pusat percontohan pengelolaan sampah dan sanitasi terpadu. Selain melayani kebutuhan pengolahan limbah domestik, lokasi tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan lingkungan yang sehat dan ramah lingkungan.

 

Dengan beroperasinya IPLT Passippo, Bone kini memiliki infrastruktur sanitasi yang tidak hanya berfungsi mengendalikan pencemaran, tetapi juga berpotensi mendukung sektor pertanian dan menambah kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Zatera News