255 Prajurit Kostrad Terjun di Bone, Warga Ikut Rasakan Manfaat Bakti Sosial

Terkini 24 Jun 2026 22:43 2 min read 32 views By Yusnadi

Share berita ini

255 Prajurit Kostrad Terjun di Bone, Warga Ikut Rasakan Manfaat Bakti Sosial
Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, menegaskan bahwa latihan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap prajurit untuk menjaga kesiapan menghadapi berbagai tugas dan tantangan di lapangan.

ZATERANEWS.COM, BONE — Sebanyak 255 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 432/Waspada Setia Jaya (WSJ) menggelar Latihan Terjun Penyegaran Statik Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Dodiklatpur Rindam XIV/Hasanuddin, Desa Bance'e, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Rabu (24/6/2026).

 

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pemeliharaan kemampuan tempur prajurit berkualifikasi para, tetapi juga diwarnai bakti sosial, pembagian sembako, dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.

 

Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, menegaskan bahwa latihan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap prajurit untuk menjaga kesiapan menghadapi berbagai tugas dan tantangan di lapangan.

 

“Melalui latihan yang terencana dan berkesinambungan, kemampuan tempur, disiplin, serta profesionalisme prajurit akan terus terpelihara sehingga siap menjalankan setiap tugas yang dipercayakan negara,” ujarnya.

 

Latihan terjun penyegaran statik merupakan program rutin yang bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan dasar penerjunan militer. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan prajurit Kostrad agar selalu siap menjalankan tugas operasi sesuai tuntutan satuan.

 

Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi profesionalisme Yonif 432/WSJ dalam menjaga kemampuan militernya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

 

Ia juga menilai kehadiran bakti sosial dalam rangkaian latihan menunjukkan komitmen TNI untuk tetap dekat dengan masyarakat.

 

“Kegiatan bakti sosial ini membuktikan bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah rakyat,” kata Andi Akmal.

 

Selain menyaksikan latihan penerjunan, masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaat langsung melalui pembagian bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis yang diselenggarakan di lokasi kegiatan.

 

Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto menegaskan bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian TNI kepada bangsa dan negara. Karena itu, kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi warga.

 

Pelaksanaan latihan tersebut sekaligus memperlihatkan kesiapan Yonif 432/WSJ sebagai satuan Kostrad berkualifikasi lintas udara yang terus menjaga profesionalisme dan kemampuan tempurnya, sembari memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

Zatera News