Hadiri PENAS XVII, Bupati Bone Bawa Misi Perkuat Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Terkini 21 Jun 2026 22:25 2 min read 38 views By Yusnadi

Share berita ini

Hadiri PENAS XVII, Bupati Bone Bawa Misi Perkuat Kesejahteraan Petani dan Nelayan
PENAS XVII mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman lapangan, hingga pemanfaatan teknologi dan inovasi terbaru di sektor pangan.

ZATERANEWS.COM, BONE — Semangat gotong royong dan kebersamaan mewarnai pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Sabtu (20/6/2026). Momentum nasional tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bone untuk memperkuat kolaborasi dan menyerap berbagai inovasi guna mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan daerah.

 

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman hadir langsung dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di Gelanggang Olahraga David Tony, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto.

 

PENAS XVII mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman lapangan, hingga pemanfaatan teknologi dan inovasi terbaru di sektor pangan.

 

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI Laksamana TNI (Purn.) Didit Herdiawan, anggota DPR RI, para kepala daerah, serta puluhan ribu petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Bagi Kabupaten Bone, keikutsertaan dalam PENAS XVII memiliki makna strategis. Selain memperluas jejaring kerja sama antardaerah, forum ini juga menjadi kesempatan untuk menyerap berbagai praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

 

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa petani dan nelayan merupakan pilar utama ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program dan kebijakan yang mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan daya saing mereka.

 

“Kita berharap forum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus melahirkan kebijakan untuk perbaikan kesejahteraan petani dan nelayan,” ujarnya.

 

Menurutnya, tantangan perubahan iklim, dinamika pasar, serta meningkatnya kebutuhan pangan nasional menuntut adanya kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat.

 

“Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat sekaligus mendukung pengembangan sektor pertanian dan perikanan sebagai pilar penting ketahanan pangan nasional,” kata Andi Asman.

 

Melalui partisipasi dalam PENAS XVII, Kabupaten Bone berharap dapat memperkuat sinergi antardaerah, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor pertanian dan perikanan, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan nelayan.

 

Dari Gorontalo, semangat kebersamaan yang lahir dalam PENAS XVII kembali menegaskan pentingnya peran petani dan nelayan sebagai garda terdepan pembangunan daerah dan ketahanan pangan Indonesia.

Zatera News