Api Karhutla Sempat Merembet ke Parangloe, Tim Gabungan Padamkan 4 Hektare Lahan di Pattallassang

GOWA 01 Sep 2026 21:05 2 min read 74 views By Aril

Share berita ini

Api Karhutla Sempat Merembet ke Parangloe, Tim Gabungan Padamkan 4 Hektare Lahan di Pattallassang
Kepulan asap pertama kali diketahui petugas keamanan setempat sekitar pukul 11.00 WITA. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Babinsa Kodim 1409/Gowa dengan berkoordinasi bersama Polri, Manggala Agni, petugas keamanan perusahaan dan masyarakat.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Kebakaran lahan di sekitar Lapangan Golf, Dusun Borongloe, Desa Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, sempat merembet hingga ke wilayah Desa Bellapunranga, Kecamatan Parangloe, Senin (31/8/2026).

 

Kondisi angin dan cuaca kering membuat kobaran api cepat bergerak. Tim gabungan pun berjibaku memutus pergerakan api agar tidak meluas ke permukiman warga dan objek vital di sekitar lokasi.

 

Kepulan asap pertama kali diketahui petugas keamanan setempat sekitar pukul 11.00 WITA. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Babinsa Kodim 1409/Gowa dengan berkoordinasi bersama Polri, Manggala Agni, petugas keamanan perusahaan dan masyarakat.

 

Pemadaman melibatkan dua personel Babinsa, satu personel Polri, enam personel Manggala Agni, tiga petugas keamanan PT Sinar Galesong serta 10 warga.

 

Petugas juga mengerahkan dua mobil tangki, satu unit mobil peralatan dan tujuh unit jet shooter untuk mengendalikan kobaran api.

 

Sekitar pukul 13.10 WITA, api sempat bergerak menyeberang menuju wilayah Desa Bellapunranga, Kecamatan Parangloe. Kondisi tersebut membuat petugas mempercepat upaya pelokalisasian agar kebakaran tidak semakin meluas.

 

Kerja sama seluruh unsur di lapangan akhirnya berhasil menghentikan pergerakan api. Sekitar pukul 13.45 WITA, kobaran api dinyatakan padam dan kondisi di lokasi berhasil dikendalikan.

 

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar empat hektare lahan yang didominasi rumput kering, pepohonan dan semak belukar.

 

Respons cepat tim gabungan berhasil mencegah kobaran api menjalar lebih jauh ke kawasan permukiman maupun objek vital di sekitar lokasi.

 

Penanganan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat dalam menghadapi karhutla, terutama di tengah kondisi lahan kering dan cuaca yang membuat api lebih mudah bergerak. (*)

Zatera News