Api Lahap 2 Hektare di Manuju, TNI-Satpol PP dan Warga Berpacu Cegah Karhutla Meluas

GOWA 02 Sep 2026 09:57 2 min read 34 views By Aril

Share berita ini

Api Lahap 2 Hektare di Manuju, TNI-Satpol PP dan Warga Berpacu Cegah Karhutla Meluas
Kepulan asap pertama kali terlihat warga sekitar pukul 13.10 WITA. Laporan tersebut segera diteruskan kepada Babinsa Kodim 1409/Gowa yang langsung menuju lokasi bersama personel Satpol PP Kecamatan dan masyarakat.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Kobaran api melahap sekitar 2 hektare lahan di Dusun Parangloe, Desa Manuju, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Selasa (1/9/2026). Api yang membakar rumput gajah, semak belukar hingga pepohonan itu berhasil dipadamkan setelah personel TNI, Satpol PP, dan warga bergerak bersama.

 

Kepulan asap pertama kali terlihat warga sekitar pukul 13.10 WITA. Laporan tersebut segera diteruskan kepada Babinsa Kodim 1409/Gowa yang langsung menuju lokasi bersama personel Satpol PP Kecamatan dan masyarakat.

 

Sebanyak 14 orang terlibat dalam penanganan kebakaran. Mereka terdiri dari dua personel TNI, lima anggota Satpol PP Kecamatan, dan tujuh warga.

 

Dengan peralatan sederhana, satu unit pompa gendong manual dan ranting pohon, tim berupaya memutus pergerakan api agar tidak menjalar ke area yang lebih luas.

 

Perjuangan itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.00 WITA, atau kurang lebih dua jam setelah laporan diterima, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam kondisi aman dan terkendali.

 

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2 hektare. Vegetasi yang terdampak antara lain rumput gajah, semak belukar, dan pepohonan.

 

Kecepatan laporan warga dan respons petugas menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran tersebut. Kolaborasi di lapangan juga menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada peralatan, tetapi juga pada kecepatan bergerak sebelum api terlanjur meluas.

 

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. (*)

Zatera News