Demokrat Gowa Jadikan Isu Bullying Agenda Utama di Usia 25 Tahun

PARTAI 24 Aug 2026 08:09 2 min read 98 views By Saharuddin

Share berita ini

Demokrat Gowa Jadikan Isu Bullying Agenda Utama di Usia 25 Tahun
Ketua DPC Partai Demokrat Gowa, Hj. Rismawati Kadir Nyampa, menegaskan bahwa usia seperempat abad Demokrat harus menjadi momentum untuk menghadirkan keberpihakan nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

GOWA, ZATERANEWS.COM – Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, DPC Partai Demokrat Gowa memilih mengalihkan fokus dari seremoni menuju persoalan yang dinilai semakin mengkhawatirkan di dunia pendidikan, yakni maraknya kasus perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap anak usia sekolah.

 

Ketua DPC Partai Demokrat Gowa, Hj. Rismawati Kadir Nyampa, menegaskan bahwa usia seperempat abad Demokrat harus menjadi momentum untuk menghadirkan keberpihakan nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

 

Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi tumbuh kembang peserta didik, bukan tempat yang menimbulkan rasa takut maupun trauma psikologis.

 

“Dua puluh lima tahun Demokrat adalah tentang pengabdian kepada masyarakat. Saat ini kita melihat kasus bullying yang semakin meresahkan dan berdampak pada mental anak-anak. Demokrat Gowa tidak ingin tinggal diam. Kami ingin memastikan setiap anak dapat belajar dengan aman dan nyaman tanpa rasa takut,” ujar Rismawati.

 

Komitmen tersebut, lanjutnya, tidak berhenti pada pernyataan sikap semata. Demokrat Gowa melalui perangkat organisasi dan bidang hukumnya siap memberikan pendampingan kepada anak-anak yang menjadi korban kekerasan maupun perundungan di lingkungan pendidikan.

 

Ketua Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPC Partai Demokrat Gowa, Saharuddin, SH, mengatakan pihaknya membuka ruang advokasi bagi korban yang membutuhkan perlindungan hukum.

 

“Kami siap memberikan pendampingan hukum kepada anak-anak yang menjadi korban kekerasan atau bullying. Jangan sampai masa depan mereka terganggu karena tidak mendapatkan perlindungan yang memadai. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan politik kami kepada masyarakat,” tegasnya.

 

Demokrat Gowa juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

 

Melalui momentum HUT ke-25 ini, Demokrat Gowa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada perlindungan anak serta memperkuat upaya pencegahan bullying di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Gowa. (*)

Zatera News