Guru-Guru di Gowa Berkumpul, Berbagi Cara Mengajar dan Mencari Solusi Pendidikan

GOWA 05 Jul 2026 15:12 2 min read 91 views By FZ

Share berita ini

Guru-Guru di Gowa Berkumpul, Berbagi Cara Mengajar dan Mencari Solusi Pendidikan
Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Ratusan pendidik dari berbagai sekolah di Kabupaten Gowa berkumpul dalam Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII yang digelar di Rumah Sekolah Cendekia, Kompleks Aroepala Residence, Jalan Bontotangnga, Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Minggu (5/7/2026).

 

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, ini menjadi ruang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini.

 

Di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, para pendidik didorong untuk terus beradaptasi dan menghadirkan metode pembelajaran yang lebih relevan bagi peserta didik.

 

Dalam sambutannya, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan.

 

Menurutnya, peran guru sangat penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

 

"Guru adalah ujung tombak pendidikan. Karena itu, forum seperti ini penting untuk memperkuat kapasitas dan semangat para pendidik dalam mencetak generasi yang unggul," ujarnya.

 

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara yang dinilai mampu mempertemukan berbagai pengalaman dan praktik baik dari para guru untuk diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

 

Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara, Ari Wibowo Shinoda, mengatakan Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang belajar bersama yang mempertemukan para guru dari berbagai latar belakang.

 

Menurutnya, perubahan pendidikan membutuhkan kerja bersama, mulai dari guru, sekolah, pemerintah daerah hingga komunitas pendidikan.

 

"Kami percaya pendidikan yang lebih baik lahir dari kolaborasi. Ketika guru saling berbagi pengalaman dan solusi, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh peserta didik," katanya.

 

Ari mengungkapkan, Komunitas Guru Belajar Nusantara saat ini telah memiliki jaringan di 20 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Jaringan tersebut menjadi sarana untuk mempercepat penyebaran inovasi pembelajaran dan memperkuat budaya belajar di kalangan guru.

 

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan orasi pendidikan yang mengajak para peserta untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan proses belajar yang lebih berpihak kepada kebutuhan murid.

 

Melalui Temu Pendidik Nusantara XIII, para guru diharapkan tidak hanya pulang membawa pengetahuan baru, tetapi juga semangat untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berdampak bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Gowa. (***)

Zatera News