Jembatan Garuda Gowa Rampung 100 Persen, Kasdam Temukan Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi

GOWA 08 Sep 2026 10:52 2 min read 37 views By Aril

Share berita ini

Jembatan Garuda Gowa Rampung 100 Persen, Kasdam Temukan Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E., melakukan peninjauan langsung ke Jembatan Perintis Garuda di Dusun Lata, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowai, Senin (7/9/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM — Jembatan Perintis Garuda di Dusun Lata, Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, telah rampung 100 persen. Namun, penyelesaian fisik belum menjadi akhir dari pekerjaan.

 

Sejumlah bagian yang berkaitan dengan keamanan jembatan masih perlu dibenahi sebelum infrastruktur tersebut benar-benar optimal digunakan masyarakat.

 

Hal itu terungkap saat Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E., melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Senin (7/9/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Kasdam didampingi Aster Kasdam XIV/Hsn Kolonel Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, Kasidam XIV/Hsn Kolonel Czi Prastiwanto, S.E., M.I.Pol., Pabanda Sterdam XIV/Hsn Mayor Inf Asis Tike, Danramil 1409-02/Parangloe Kapten Cba Tumiran serta Danpos Manuju Peltu Bakri.

 

Kedatangan rombongan disambut Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi.

 

Sudah Jadi, Tapi Belum Berhenti di Angka 100 Persen

 

Kasdam bersama rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik Jembatan Perintis Garuda.

 

Hasil pemeriksaan menunjukkan bangunan utama jembatan telah mencapai progres 100 persen. Namun, masih terdapat sejumlah komponen teknis yang dinilai perlu disempurnakan untuk memastikan keamanan saat jembatan mulai digunakan masyarakat.

 

“Jembatan Garuda ini sudah 100 persen jadi, tetapi masih ada yang harus dibenahi seperti tali sling, kuku macan, jarum keras, dan katrol untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya,” tegas Brigjen TNI Ayi Lesmana.

 

Penekanan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tidak cukup hanya diukur dari selesainya konstruksi.

 

Aspek keamanan menjadi bagian penting yang harus dipastikan, terlebih jembatan tersebut nantinya menjadi akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Keselamatan Warga Jadi Perhatian

 

Jembatan Perintis Garuda memiliki arti penting bagi masyarakat Dusun Lata dan wilayah sekitarnya karena menjadi bagian dari akses penghubung warga.

 

Karena itu, penyempurnaan komponen teknis menjadi langkah penting agar jembatan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga aman dan layak digunakan dalam jangka panjang.

 

Peninjauan Kasdam sekaligus menjadi bentuk pengawasan terhadap hasil pembangunan di lapangan.

 

Bagi masyarakat, jembatan yang telah berdiri bukan sekadar bangunan penghubung. Infrastruktur tersebut berkaitan langsung dengan mobilitas dan aktivitas warga.

 

Karena itu, setiap detail yang menyangkut keselamatan tidak boleh dianggap sebagai pekerjaan tambahan yang bisa diabaikan.

 

Jembatan boleh dinyatakan rampung 100 persen secara fisik. Tetapi bagi warga yang akan melintasinya, ukuran paling penting tetap satu: aman digunakan. (*)

Zatera News