Karhutla 5 Hektar di Gowa Berhasil Dijinakkan, Kodim 1409 dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

GOWA 29 Aug 2026 12:06 2 min read 288 views By Aril

Share berita ini

Karhutla 5 Hektar di Gowa Berhasil Dijinakkan, Kodim 1409 dan Tim Gabungan Bergerak Cepat
Sedikitnya lima hektar lahan terbakar di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalassang, dan Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Jumat (28/8/2026). Respons cepat personel Kodim 1409/Gowa bersama tim gabungan berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Respons cepat personel Kodim 1409/Gowa bersama tim gabungan berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di wilayah Kabupaten Gowa. Sedikitnya lima hektar lahan terbakar di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattalassang, dan Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Jumat (28/8/2026).

 

Kebakaran pertama kali diketahui setelah warga melaporkan munculnya titik api yang mulai membesar sekitar pukul 15.40 WITA. Tak berselang lama, aparat dan tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

 

Babinsa Kelurahan Bontoparang bersama Bhabinkamtibmas, delapan personel Manggala Agni Parangloe, serta sekitar 30 warga setempat turun langsung ke lokasi kejadian pada pukul 15.50 WITA.

 

Tim gabungan mengerahkan dua unit mobil tangki pemadam kebakaran dan peralatan pompa air untuk menjinakkan api yang membakar area tanaman jati putih, rumpun bambu, serta semak belukar.

 

Berkat koordinasi dan kerja sama yang cepat di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.00 WITA.

 

Meski menghanguskan lahan seluas kurang lebih lima hektar, upaya cepat yang dilakukan aparat bersama masyarakat berhasil mencegah api menjalar ke kawasan yang lebih luas, termasuk area permukiman warga dan lahan perkebunan di sekitarnya.

 

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan titik api sejak dini. Respons cepat dari warga yang segera menyampaikan informasi kepada aparat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran.

 

Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah setempat dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pengendalian karhutla sehingga dampak yang ditimbulkan tidak semakin besar.

 

Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali, sementara petugas tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya titik api baru. (*)

Zatera News