Sekda Gowa Minta TPID Tinggalkan Pola Seremonial, Fokus Aksi Lapangan

GOWA 05 Aug 2026 13:38 2 min read 79 views By JN

Share berita ini

Sekda Gowa Minta TPID Tinggalkan Pola Seremonial, Fokus Aksi Lapangan
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, membuka Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (5/8/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM — Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, mengingatkan bahwa pengendalian inflasi tidak boleh berhenti pada forum rapat dan koordinasi semata. Menurutnya, stabilitas harga kebutuhan pokok hanya bisa dijaga melalui langkah nyata yang terukur dan dijalankan secara konsisten oleh seluruh pihak terkait.

 

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (5/8/2026).

 

“Pengendalian inflasi bukan sekadar agenda rapat atau kegiatan seremonial. Yang kita harapkan adalah progres nyata di lapangan. Jika inflasi tidak mampu kita kendalikan, maka masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung melalui meningkatnya harga kebutuhan pokok,” kata Andy Azis.

 

Dalam arahannya, Sekda Gowa menekankan empat langkah utama yang harus menjadi perhatian seluruh anggota TPID.

 

Pertama, menjaga ketersediaan pasokan dengan melibatkan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, serta instansi terkait lainnya. Ia juga meminta adanya laporan rutin mengenai kondisi pasokan pangan di daerah.

 

Kedua, menjaga keterjangkauan harga melalui pengawasan pasar secara intensif oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Satpol PP guna memastikan harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali.

 

Ketiga, memastikan kelancaran distribusi barang, termasuk mengantisipasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pasokan, terutama saat memasuki musim hujan.

 

Keempat, memperkuat komunikasi antaranggota TPID agar informasi terkait perkembangan inflasi dan langkah pengendaliannya dapat tersampaikan secara cepat dan efektif.

 

Selain itu, Andy Azis meminta agar rapat-rapat TPID ke depan dihadiri para pemangku kebijakan yang memiliki kewenangan mengambil keputusan sehingga hasil pembahasan tidak berhenti pada rekomendasi, tetapi dapat segera ditindaklanjuti.

 

Ia juga mendorong Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setkab Gowa untuk lebih aktif menyampaikan perkembangan data inflasi kepada seluruh anggota TPID sebagai dasar pengambilan langkah cepat dan tepat sasaran.

 

“Kita berharap rapat koordinasi ini menghasilkan tindak lanjut yang nyata. Setiap perangkat daerah harus menjalankan perannya masing-masing sehingga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Kabupaten Gowa tetap terjaga,” tegasnya.

 

Rakor TPID tersebut digelar sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait penguatan langkah konkret pengendalian inflasi di daerah. Fokus utamanya adalah memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi yang terjadi.

Zatera News