Wabup Gowa Ingatkan OPD: Kerugian Daerah Harus Dicegah Sebelum Terjadi

GOWA 07 Aug 2026 19:10 3 min read 77 views By FZ

Share berita ini

Wabup Gowa Ingatkan OPD: Kerugian Daerah Harus Dicegah Sebelum Terjadi
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, membuka Seminar "Penguatan Komitmen Bersama: Strategi Efektif Pencegahan dan Pemulihan Kerugian Daerah" yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Mercure Makassar, Jumat (7/8/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) agar menjadikan pengawasan sebagai instrumen utama dalam mencegah terjadinya kerugian daerah.

 

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Seminar "Penguatan Komitmen Bersama: Strategi Efektif Pencegahan dan Pemulihan Kerugian Daerah" yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Mercure Makassar, Jumat (7/8/2026).

 

Menurut Darmawangsyah, tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan program pembangunan, tetapi juga dari kemampuan menjaga integritas, mengelola risiko, serta mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran kepada masyarakat.

 

"Tata kelola pemerintahan yang baik harus dibangun di atas integritas, akuntabilitas, dan kemampuan mengelola risiko. Inilah fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah," ujarnya.

 

Seminar yang diikuti jajaran pimpinan perangkat daerah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat sistem pengendalian internal dan mendorong budaya kerja yang transparan serta bebas dari penyimpangan.

 

Darmawangsyah menegaskan, seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan harus menjadikan kepatuhan terhadap regulasi, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), dan penerapan manajemen risiko sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan pembangunan.

 

Ia juga mengajak seluruh OPD mengubah cara pandang terhadap fungsi pengawasan. Menurutnya, pengawasan bukan lagi sekadar mencari kesalahan, melainkan menjadi sistem peringatan dini untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

"Pengawasan harus dipahami sebagai mitra strategis. Jika dilakukan dengan baik, berbagai potensi persoalan dapat dicegah sejak awal sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar," tegasnya.

 

Wabup Gowa itu turut menyoroti pentingnya peran Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Saat ini, kata dia, APIP tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai konsultan, pendamping, dan quality assurance dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

 

Menurut Darmawangsyah, kerugian daerah bukan hanya berdampak pada aspek administrasi dan keuangan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Karena itu, ia menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama. Namun jika kerugian daerah tetap terjadi, proses penyelesaiannya harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

"Setiap persoalan harus menjadi pelajaran untuk memperbaiki sistem agar tidak terulang kembali di masa mendatang," katanya.

 

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa, Syahrul Syahrir, mengatakan seminar tersebut digelar untuk memperkuat komitmen pimpinan perangkat daerah dalam memitigasi risiko pengelolaan keuangan sekaligus mempercepat pemulihan apabila terjadi kerugian daerah.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana meningkatkan pemahaman para pimpinan OPD mengenai strategi pencegahan penyimpangan, penguatan sistem pengendalian intern, hingga mekanisme penyelesaian kerugian daerah sesuai regulasi.

 

Seminar ini diikuti 54 pimpinan SKPD, empat staf ahli bupati, dan enam kepala bagian lingkup Pemkab Gowa. Selain Wakil Bupati Gowa, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, BPKP Perwakilan Sulawesi Selatan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap terbangun kesamaan persepsi dan sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu meminimalkan potensi kerugian daerah. (*)

 
 
Zatera News