8.000 Alumni Jadi Kekuatan Baru, Andi Akmal Mulai Bangun Jejaring IKA SMAN 8 Bone

PENDIDIKAN 03 Aug 2026 07:26 2 min read 64 views By Yusnadi

Share berita ini

8.000 Alumni Jadi Kekuatan Baru, Andi Akmal Mulai Bangun Jejaring IKA SMAN 8 Bone
Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, dilantik sebagai Ketua Pengurus Pusat IKA SMAN 8 Bone periode 2026–2031 di SMAN 8 Bone, Kecamatan Kajuara, Sabtu (1/8/2026).

BONE, ZATERANEWS.COM — Di balik pelantikan pengurus baru Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMAN Kajuara/SMAN 8 Bone, tersimpan potensi besar yang selama ini belum terorganisasi secara maksimal. Sekitar 8.000 alumni yang tersebar di berbagai profesi kini mulai dihimpun dalam satu jejaring yang diharapkan mampu memberi kontribusi bagi almamater dan pembangunan daerah.

 

Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, sebagai Ketua Pengurus Pusat IKA SMAN 8 Bone periode 2026–2031 di SMAN 8 Bone, Kecamatan Kajuara, Sabtu (1/8/2026).

 

Momentum itu tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan organisasi alumni, tetapi juga awal konsolidasi besar untuk memperkuat hubungan antarlulusan yang selama puluhan tahun tersebar di berbagai daerah dan bidang pekerjaan.

 

Selain pelantikan, kegiatan dirangkaikan dengan rapat kerja perdana serta peluncuran website resmi IKA SMAN 8 Bone. Platform digital tersebut disiapkan sebagai pusat komunikasi, pendataan, dan penguatan jaringan alumni secara lebih terstruktur.

 

Dalam sambutannya, Andi Akmal menegaskan bahwa alumni memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan sekolah. Menurutnya, keberadaan alumni tidak boleh hanya menjadi bagian dari sejarah sekolah, tetapi harus menjadi kekuatan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi generasi berikutnya.

 

Ia menyebut IKA SMAN 8 Bone memiliki modal sosial yang besar. Ribuan alumni saat ini telah berkiprah sebagai akademisi, dosen, profesor, anggota legislatif, pejabat pemerintahan, pengacara, pelaku usaha, hingga profesional di berbagai sektor.

 

Potensi tersebut, menurutnya, harus disatukan dalam jaringan yang kuat agar dapat dikonversi menjadi program-program yang berdampak bagi almamater maupun masyarakat luas.

 

"Hari ini kita tidak hanya membentuk organisasi, tetapi meletakkan fondasi bagaimana alumni dapat terus berkontribusi untuk sekolah dan daerah di masa mendatang," ujarnya.

 

Peluncuran website resmi IKA menjadi salah satu langkah awal untuk memetakan dan menghubungkan seluruh alumni dalam satu sistem yang terintegrasi. Dengan basis data yang kuat, organisasi diharapkan mampu membangun kolaborasi, program pendidikan, pemberdayaan, hingga dukungan bagi siswa dan sekolah.

 

Bagi SMAN 8 Bone, keberhasilan membangun jejaring alumni bukan hanya soal mempererat silaturahmi. Lebih jauh, hal itu menjadi investasi sosial yang dapat melahirkan berbagai peluang, mulai dari pendampingan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga dukungan terhadap pembangunan daerah.

 

Dengan kepengurusan baru dan kekuatan sekitar 8.000 alumni, IKA SMAN 8 Bone kini menghadapi tantangan untuk membuktikan bahwa organisasi alumni dapat menjadi motor penggerak kontribusi nyata, bukan sekadar wadah berkumpul para lulusan. (*)

Zatera News