Masuknya Azzahrah ke Bone Jadi Sinyal Baru, Daerah Transit Mulai Dibidik Menjadi Tujuan Investasi

BISNIS & KEUANGAN 02 Aug 2026 22:29 2 min read 57 views By Yusnadi

Share berita ini

Masuknya Azzahrah ke Bone Jadi Sinyal Baru, Daerah Transit Mulai Dibidik Menjadi Tujuan Investasi
Azzahrah Group resmi membuka cabang pertamanya di Bone yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biru, Kota Watampone, Sabtu (1/8/2026). Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menggunting pita pembukaan Warkop.

BONE, ZATERANEWS.COM — Masuknya Azzahrah Warkop dan Kue Tradisional ke Kabupaten Bone tidak hanya menambah pilihan tempat menikmati kopi dan kuliner, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap potensi ekonomi daerah.

 

Azzahrah Group resmi membuka cabang pertamanya di Bone yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biru, Kota Watampone, Sabtu (1/8/2026). Kehadiran gerai tersebut menjadikan Bone sebagai daerah ke-22 dalam jaringan ekspansi usaha kuliner tersebut.

 

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menilai bertambahnya investasi di sektor kuliner menunjukkan geliat ekonomi daerah yang terus bergerak. Menurutnya, keputusan pelaku usaha membuka cabang di Bone merupakan sinyal bahwa daerah ini mulai dipandang memiliki prospek pasar yang menjanjikan.

 

"Ketika investor mulai masuk dan mengembangkan usahanya di Bone, itu menandakan adanya kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya saat meresmikan gerai tersebut.

 

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, investasi yang masuk tidak hanya diukur dari besarnya nilai modal, tetapi juga dari dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sektor kuliner dinilai memiliki efek berantai karena melibatkan tenaga kerja, pemasok bahan baku, pelaku UMKM, hingga jasa pendukung lainnya.

 

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif agar semakin banyak pelaku usaha yang menjadikan Bone sebagai lokasi pengembangan bisnis.

 

Andi Asman menegaskan, salah satu target yang ingin dicapai adalah mengubah posisi Bone dari sekadar daerah yang dilewati pelintas menjadi daerah yang mampu menarik orang untuk datang, berbelanja, berinvestasi, dan beraktivitas ekonomi.

 

Menurutnya, semakin banyak investasi yang masuk akan berkontribusi pada terbukanya lapangan kerja baru dan meningkatnya perputaran ekonomi lokal.

 

Kehadiran Azzahrah Warkop dan Kue Tradisional juga diharapkan memperkuat sektor kuliner yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan cukup pesat di Kota Watampone.

 

Dengan bertambahnya pelaku usaha yang berinvestasi, Bone tidak hanya memperoleh tambahan fasilitas usaha, tetapi juga peluang memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang lebih dinamis dan kompetitif di masa mendatang. (*)

Zatera News