Pelindo Regional 4 Makassar Gandeng Yayasan Butta Porea Kelola Sampah di Kawasan Pelabuhan

BISNIS & KEUANGAN 13 Aug 2026 09:38 3 min read 57 views By IDj

Share berita ini

Pelindo Regional 4 Makassar Gandeng Yayasan Butta Porea Kelola Sampah di Kawasan Pelabuhan
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Butta Porea Indonesia terkait pengelolaan sampah di kawasan Pelabuhan Makassar.

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Butta Porea Indonesia terkait pengelolaan sampah di kawasan Pelabuhan Makassar. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan pelabuhan yang bersih, sehat, tertib, dan berkelanjutan.

 

Melalui kesepakatan tersebut, kedua pihak berkomitmen memperkuat sinergi dalam pengelolaan sampah, mulai dari proses pemilahan, pengumpulan, pengangkutan hingga pengolahan sampah secara efektif dan bertanggung jawab.

 

Kolaborasi ini lahir sebagai respons terhadap tantangan pengelolaan sampah di Kota Makassar yang mencakup sampah organik, nonorganik, hingga residu. Selain berorientasi pada kebersihan lingkungan, program tersebut juga mendorong pemberdayaan masyarakat serta penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah.

 

Dalam implementasinya, Yayasan Butta Porea Indonesia menggandeng PT BumiRaya Indonesia Global sebagai mitra strategis yang akan mendukung aspek teknis dan operasional sesuai ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati.

 

Penandatanganan MoU dihadiri General Manager Umum PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, SE., MM., Direktur PT BumiRaya Indonesia Global yang juga Ketua Pembina Yayasan Butta Porea Indonesia, Muhammad Alvin R., serta vokalis Padi Reborn, Andi Fadly Mattotorang. Turut hadir Pembina Yayasan Butta Porea Indonesia Aslam Katutu, Ketua Yayasan Butta Porea Indonesia Andi Pangerang, jajaran pengurus yayasan, serta tim Pelindo Regional 4 Makassar.

 

Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan. Kawasan pelabuhan dinilai sebagai salah satu titik strategis yang membutuhkan perhatian khusus dalam pengelolaan lingkungan mengingat tingginya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

 

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pelabuhan yang produktif, aman, dan ramah lingkungan.

 

“Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Melalui kerja sama dengan Yayasan Butta Porea Indonesia, kami berharap pengelolaan sampah di kawasan Pelabuhan Makassar dapat dilakukan secara lebih terintegrasi sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Iwan, keberhasilan pengelolaan sampah sangat bergantung pada konsistensi dan partisipasi seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan pelabuhan. Karena itu, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran bersama dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus meningkatkan nilai guna sampah melalui pemilahan dan pengelolaan yang tepat.

 

“Pelabuhan merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pelabuhan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin membangun budaya peduli lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan,” tambahnya.

 

Melalui kerja sama ini, Pelindo Regional 4 Makassar dan Yayasan Butta Porea Indonesia berharap pengelolaan sampah di kawasan Pelabuhan Makassar dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi contoh sinergi multipihak dalam menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih bersih, sehat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan. (*)

Zatera News