Tinggal Selangkah Rampung, Jembatan Gantung Lambere Capai 89 Persen
GOWA, ZATERANEWS.COM — Harapan masyarakat Desa Buakkang untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih aman dan layak kian mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung/Perintis Tahap V di Sungai Lambere, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, kini telah mencapai progres fisik 89 persen.
Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi warga yang selama ini menantikan kehadiran jembatan sebagai penghubung aktivitas masyarakat, terutama untuk mendukung akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Pengerjaan jembatan dilakukan secara gotong royong oleh personel gabungan Yonzipur, Zibang, Yon TP, Babinsa Kodim 1409/Gowa bersama masyarakat setempat.
Progres Meningkat, Jembatan Makin Dekat Difungsikan
Memasuki pertengahan September 2026, pekerjaan konstruksi menunjukkan perkembangan signifikan. Dengan progres yang telah menyentuh angka 89 persen, pembangunan jembatan kini memasuki tahap akhir penyelesaian.
Kolaborasi antara prajurit TNI dan warga menjadi faktor utama yang mempercepat pengerjaan di lapangan. Selain menyelesaikan pembangunan fisik, keterlibatan masyarakat juga memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pembangunan berbasis kebersamaan.
Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu memangkas hambatan mobilitas masyarakat yang selama ini bergantung pada kondisi sungai dan jalur penyeberangan yang terbatas.
Akses Ekonomi dan Pendidikan Akan Lebih Mudah
Masyarakat Desa Buakkang menaruh harapan besar terhadap kehadiran jembatan tersebut. Selain memberikan rasa aman saat melintas, infrastruktur ini diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan mempercepat akses menuju pusat pelayanan publik.
Bagi warga di wilayah pedalaman Bungaya, keberadaan jembatan juga akan membantu memperlancar akses pelajar menuju sekolah serta memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan.
Karena itu, pembangunan Jembatan Gantung Lambere tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik semata, tetapi juga sebagai sarana yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dandim Optimistis Segera Tuntas
Komandan Kodim 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan jembatan tersebut.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kerja keras yang ditunjukkan di lapangan menjadi modal utama untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target.
"Semangat pantang menyerah dari para prajurit dan warga adalah kunci utama. Kita optimistis jembatan ini dapat segera tuntas 100 persen sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Dandim.
Warga Sambut dengan Antusias
Antusiasme masyarakat Desa Buakkang terlihat semakin besar seiring mendekatnya penyelesaian pembangunan. Warga mengaku bersyukur karena impian memiliki sarana penyeberangan yang aman dan representatif akan segera terwujud.
Jika rampung sesuai target, Jembatan Gantung Lambere akan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga Kecamatan Bungaya.
Dengan progres yang kini telah mencapai 89 persen, masyarakat berharap pembangunan dapat segera dituntaskan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu dekat. (*)
Related Articles