Wabup Bone Dorong ASN Kompeten dan Berintegritas Lewat Manajemen Talenta
MAKASSAR, ZATERANEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya membangun birokrasi profesional melalui penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Komitmen itu ditunjukkan Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, saat menghadiri Expose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem merit dalam pengelolaan ASN sekaligus memastikan penempatan aparatur dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, dan integritas.
Bagi Kabupaten Bone, penerapan manajemen talenta dipandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan birokrasi yang lebih adaptif dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang terus berkembang.
“Manajemen talenta menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional. Kita ingin setiap ASN dapat dikembangkan sesuai kompetensi dan potensinya sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi pemerintahan dan masyarakat,” ujar Andi Akmal Pasluddin.
Menurutnya, penguatan sistem merit harus terus dilakukan agar proses pengembangan karier maupun penempatan ASN berlangsung secara objektif, transparan, dan berbasis kapasitas individu.
Ia menegaskan, kebutuhan birokrasi saat ini bukan hanya aparatur yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga ASN yang berintegritas dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
“Yang kita harapkan adalah lahirnya aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. ASN harus terus meningkatkan kapasitas agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, Nanang Subandi, mengungkapkan Expose Manajemen Talenta Tahap II diikuti 11 pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Bone. Dengan terlaksananya tahap kedua tersebut, seluruh 25 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan telah melaksanakan ekspos pembangunan manajemen talenta.
Capaian tersebut menjadikan Sulawesi Selatan sebagai provinsi pertama di wilayah kerja Kantor Regional IV BKN Makassar dan di luar Pulau Jawa yang seluruh pemerintah daerahnya telah menyelesaikan tahapan ekspos pembangunan manajemen talenta.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan bagian dari transformasi sistem merit untuk memastikan ASN terbaik menempati posisi yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memiliki sistem yang mampu memetakan kompetensi ASN secara akurat sehingga proses penempatan jabatan dapat dilakukan lebih tepat, efektif, dan strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari langkah Pemkab Bone memperkuat implementasi manajemen talenta, mulai dari pemetaan kompetensi, pengembangan karier, hingga penyiapan aparatur yang siap menghadapi tantangan birokrasi modern.
Melalui penerapan manajemen talenta, Pemkab Bone berharap dapat mewujudkan prinsip tepat kompetensi, tepat penempatan, dan tepat pengembangan, sehingga kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan semakin meningkat. (*)
Related Articles