Andi Purnama Sari Ajak Perempuan Muda Bone Berani Tampil sebagai Pemimpin

BONE 13 Jul 2026 21:14 2 min read 100 views By Yusnadi

Share berita ini

Andi Purnama Sari Ajak Perempuan Muda Bone Berani Tampil sebagai Pemimpin
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP Tahun 2026 itu mengangkat tema “Kepemimpinan Perempuan Bugis: Menilik Peluang dan Tantangan” dan berlangsung bekerja sama dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sulekka.M.

BONE, ZATERANEWS.COM — Anggota DPRD Kabupaten Bone, Andi Purnama Sari, membagikan pengalaman dan perjalanan politiknya kepada mahasiswa dan pemuda dalam Sekolah Kepemimpinan Perempuan yang digelar Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (11/7/2026).

 

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP Tahun 2026 itu mengangkat tema “Kepemimpinan Perempuan Bugis: Menilik Peluang dan Tantangan” dan berlangsung bekerja sama dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sulekka.M.

 

Dalam forum tersebut, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bone itu berbagi pengalaman mengenai dinamika kepemimpinan perempuan di ruang politik dan pemerintahan. Ia mengulas berbagai tantangan yang kerap dihadapi perempuan, sekaligus peluang yang terbuka untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

 

Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, Andi Purnama Sari mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk tidak ragu terlibat dalam berbagai ruang kepemimpinan, baik di lingkungan pendidikan, organisasi, maupun masyarakat.

 

Ketua Tim PKM UNM, Sopian Tamrin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar dan dialog yang mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki perspektif kepemimpinan inklusif dan mampu menjawab tantangan zaman.

 

“Kami ingin membangun pemahaman bahwa kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan, tetapi tentang kemampuan memberi pengaruh positif, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

 

Menurut Sopian, nilai-nilai budaya Bugis seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge tetap relevan menjadi fondasi dalam membangun karakter pemimpin masa depan, termasuk bagi perempuan muda.

 

Program tersebut mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNM. Tim PKM terdiri atas Sopian Tamrin sebagai ketua, bersama Arisnawawi dan Reni Alfiyah sebagai anggota.

 

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas perempuan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah karena akan melahirkan generasi yang memiliki keberanian, kemampuan kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

 

“Penguatan kapasitas perempuan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Kami menyambut baik inisiatif FIS-H UNM yang menghadirkan ruang belajar seperti ini karena akan melahirkan perempuan-perempuan muda yang memiliki keberanian, kapasitas kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, perwakilan TBM Sulekka, Andi Geerhand, menilai kolaborasi dengan UNM menjadi langkah strategis dalam membuka ruang belajar yang lebih inklusif bagi generasi muda.

 

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan tentang kepemimpinan, tetapi juga membangun kepercayaan diri, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa depan.

Zatera News