Putra Bupati Bone Turun dalam Taruna Bhakti Akmil, Pengabdian Jadi Ruang Belajar Calon Pemimpin

BONE 03 Aug 2026 07:36 2 min read 81 views By Yusnadi

Share berita ini

Putra Bupati Bone Turun dalam Taruna Bhakti Akmil, Pengabdian Jadi Ruang Belajar Calon Pemimpin
Sersan Taruna Andi Muh Asmar Sulhadi, putra sulung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman. Bersama rombongan Taruna Akademi Militer lainnya, akan mengikuti berbagai kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari implementasi Program Taruna Bhakti di wilayah Kodim 1407/Bone. Disambut Bupati Bone didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman di Rumah Jabatan Bupati Bone, Sabtu (1/8/2026).

BONE, ZATERANEWS.COM — Kepemimpinan tidak hanya dibentuk melalui pendidikan militer dan ruang akademik. Bagi para Taruna Akademi Militer, pengalaman hidup bersama masyarakat dan terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian menjadi bagian penting dalam membentuk karakter calon pemimpin masa depan.

 

Nilai itulah yang menjadi ruh Program Taruna Bhakti Akademi Militer yang akan berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Bone pada 3–7 Agustus 2026.

 

Salah satu peserta program tersebut adalah Sersan Taruna Andi Muh Asmar Sulhadi, putra sulung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman. Bersama rombongan Taruna Akademi Militer lainnya, ia akan mengikuti berbagai kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari implementasi Program Taruna Bhakti di wilayah Kodim 1407/Bone.

 

Kedatangan para taruna disambut langsung Bupati Bone didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman di Rumah Jabatan Bupati Bone, Sabtu (1/8/2026).

 

Bagi Pemerintah Kabupaten Bone, kehadiran para taruna bukan sekadar agenda kunjungan pendidikan, melainkan kesempatan mempertemukan calon pemimpin bangsa dengan realitas kehidupan masyarakat di daerah.

 

Menurut Bupati Bone, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat akan memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang makna pelayanan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kepemimpinan.

 

“Melalui kegiatan ini, para taruna dapat belajar langsung berinteraksi dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujar Andi Asman.

 

Program Taruna Bhakti dirancang untuk membekali taruna dengan pengalaman lapangan yang tidak selalu diperoleh di lingkungan pendidikan militer. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial dan edukatif, para peserta didorong memahami kondisi masyarakat sekaligus mengasah kemampuan kepemimpinan berbasis pengabdian.

 

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu juga diharapkan memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta mendukung berbagai program pemberdayaan yang dilaksanakan di Kabupaten Bone.

 

Lebih dari sekadar agenda pendidikan, Taruna Bhakti menjadi ruang pembelajaran bagi para calon perwira untuk memahami bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya lahir dari kewenangan dan jabatan, tetapi juga dari kemampuan melayani, mendengar, dan hadir di tengah masyarakat yang kelak akan mereka pimpin. (*)

Zatera News