Setelah Bertahun-Tahun Bergantung pada Sumber Air Terbatas, Warga Pattuku Segera Nikmati Sumur Bor TMMD

BONE 29 Jul 2026 19:07 2 min read 105 views By Yusnadi

Share berita ini

Setelah Bertahun-Tahun Bergantung pada Sumber Air Terbatas, Warga Pattuku Segera Nikmati Sumur Bor TMMD
Rabu (29/7/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD Ke-129 terlihat menyelesaikan pekerjaan akhir berupa pengecatan fasilitas dan pemasangan tandon penampungan air yang akan menjadi bagian penting dalam sistem distribusi air bersih kepada masyarakat.

BONE, ZATERANEWS.COM — Harapan warga Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani, untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih mudah kini tinggal selangkah lagi menjadi kenyataan. Program sumur bor yang dibangun melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1407/Bone telah memasuki tahap akhir dan segera siap dimanfaatkan masyarakat.

 

Di wilayah perbukitan yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air, kehadiran sumur bor bukan sekadar proyek fisik. Bagi warga, fasilitas tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan dasar yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan, terutama saat musim kemarau tiba.

 

Rabu (29/7/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD Ke-129 terlihat menyelesaikan pekerjaan akhir berupa pengecatan fasilitas dan pemasangan tandon penampungan air yang akan menjadi bagian penting dalam sistem distribusi air bersih kepada masyarakat.

 

Tandon tersebut disiapkan untuk memastikan pasokan air dapat ditampung dan disalurkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga sekitar.

 

Pembangunan sumur bor titik 4 ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

 

Menariknya, proses pembangunan tidak hanya melibatkan personel TNI. Warga Desa Pattuku juga ikut bergotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan. Kolaborasi tersebut mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memperkuat hubungan antara masyarakat dan prajurit TNI yang bertugas di lapangan.

 

Setiap pekerjaan dilakukan dengan cermat agar fasilitas yang dibangun memiliki kualitas yang baik, aman digunakan, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

 

Salah seorang anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone mengatakan bahwa pembangunan sumur bor merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan mendasar masyarakat pedesaan.

 

“Pembangunan sumur bor dan fasilitas pendukungnya merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan sumber air bersih yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

 

Menurutnya, akses air bersih tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, kebersihan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup warga.

 

Program TMMD selama ini memang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program tersebut menjadi wadah kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjawab berbagai kebutuhan dasar di wilayah pedesaan.

 

Dengan hampir rampungnya pembangunan sumur bor beserta fasilitas pendukungnya, warga Pattuku kini menanti aliran air yang segera mengalir ke lingkungan mereka. Di kawasan pedalaman Bontocani, sumur bor itu bukan hanya sumber air bersih, tetapi juga simbol bahwa pembangunan terus menjangkau daerah-daerah yang selama ini berada jauh dari pusat pelayanan. (*)

 
 
 
Zatera News