TMMD ke-129 Tinggalkan Jejak di Pedalaman Bone, Jembatan Sungai Lemo Kini Hubungkan Harapan Warga Pattukku

BONE 13 Aug 2026 17:17 3 min read 72 views By Yusnadi

Share berita ini

TMMD ke-129 Tinggalkan Jejak di Pedalaman Bone, Jembatan Sungai Lemo Kini Hubungkan Harapan Warga Pattukku
Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang dan Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idris, meresmikan Jembatan Gantung TMMD ke-129 Sungai Lemo yang menghubungkan Dusun Lemo dan Dusun Pattukku, Kamis (13/8/2026).

BONE, ZATERANEWS.COM — Masyarakat Desa Pattukku, Kecamatan Bontocani, kini memiliki akses baru yang mempermudah mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Jembatan Gantung TMMD ke-129 Sungai Lemo yang menghubungkan Dusun Lemo dan Dusun Pattukku resmi dioperasikan, Kamis (13/8/2026).

 

Jembatan tersebut diresmikan langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman bersama Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang dan Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muhammad Idris.

 

Peresmian itu menjadi bagian dari peluncuran serentak pembangunan infrastruktur nasional melalui konferensi virtual bersama Presiden RI. Secara nasional, program tersebut mencakup pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 300 titik sarana air bersih di berbagai daerah.

 

Bagi warga Pattukku yang berada di kawasan perbukitan Bone, kehadiran jembatan ini bukan sekadar fasilitas penghubung. Infrastruktur tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses antarwilayah.

 

Dengan adanya jembatan gantung tersebut, mobilitas warga menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat ekonomi, hingga jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan diharapkan menjadi lebih cepat dan aman.

 

Selain meresmikan jembatan, pemerintah juga menyerahkan program Bedah Rumah Layak Huni bagi warga Desa Pattukku sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman.

 

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.

 

“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua dusun, tetapi juga menghubungkan harapan, membuka akses ekonomi dan memperkuat hubungan antarwarga. Begitu pula dengan bedah rumah, ini adalah bentuk kepedulian kita agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang layak dan sehat,” ujarnya.

 

Menurut Andi Asman, keberhasilan pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat yang bersama-sama mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Bone.

 

Ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli Kolonel Inf. Robinson Tallupadang menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

 

Peresmian Jembatan Gantung Sungai Lemo menjadi simbol hadirnya pembangunan hingga ke wilayah pedalaman yang selama ini membutuhkan perhatian lebih besar terhadap akses dasar masyarakat.

 

Kini, warga Pattukku tidak hanya memiliki jalur penghubung baru, tetapi juga harapan baru untuk mengembangkan aktivitas ekonomi, memperluas akses layanan publik, dan meningkatkan kualitas hidup di masa mendatang. (*)

 
 
Zatera News